oleh

Bupati Taput Meyakini Kemah Pers Indonesia Bisa Meneruskan Sejarah Kaldera Toba

MEDAN – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyatakan mendukung pelaksanaan Kemah Pers Indonesia di wilayahnya. Dukungan tersebut disampaikan Ketua Tim Pelaksana Devis Karmoy yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Sumut usai bertemu Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan bersama Sekretaris DPD SPRI Sumut Otti Batubara serta Wakil Bendahara DPD SPRI Sumut Lies Ambar Sari.

Devis Karmoy mdenyebutkan dukungan Bupati Taput terhadap pelaksanaan Kemah Pers Indonesia di wilayahnya untuk menggali nilai sejarah, budaya dan religi yang tersimpan di geosite Kaldera Toba.

“Pak Bupati Taput melalui Kemah Pers Indonesia, tulisan (wartawan) bisa betul-betul objektif, karena berada di lokasi geosite. Pak Bupati tahu bahwa tulisan wartawan bisa meneruskan sejarah geopark, sehingga sangat tepat titik kumpul dan pelaksanaan Kemah Pers Indonesia ini di Pulau Sibandang,” ujar Devis meniru pendapat Bupati Tapanuli Utara, Jumat (1/11/2019).

Bupati optimis pada 100 tahun yang akan datang tulisan jurnalis melalui Kemah Pers Indonesia tentang Kaldera Toba masih tersimpan, sehingga dapat menjadi bahan pembelajaran bagi generasi berikutnya.

Nikson kembali menyarankan supaya KPI dilaksanakan di Pulau Sibandang, sehingga wartawan benar-benar mendapat news value yang sesungguhnya tentang geosite kaldera toba.

“Kalau saran saya, ya mau (ada) nilai religinya, nilai budayanya (dan) ‘ruhnya’ ada. Ya memang (Kemah Pers Indonesia) harus dilakukan di Pulau Sibayang,” kata Bupati Taput.

Pertemuan tersebut juga disaksikan Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Infokom) yang diwakili Sekretaris Dinas Infokom Pemkab Tapanuli Utara Darwin Simamora.

Soal fasilitas pendukung untuk penginapan, Bupati menyebutkan kegiatan perkemahan lokasinya telah tersedia, seperti lapangan yang sudah pernah digunakan mahasiswa asal Universitas Sumatera Utara. “Selain itu bisa menginap di rumah warga, home stay juga sudah banyak yang tersedia di sana,” ujarnya

“Saya mau (Kemah Pers Indonesia) itu mendapatkan ‘ruhnya’, cerita yang sebenarnya,” tandasnya.

Bupati kembali berharap pelaksanaan KPI di Pulau Sibandang supaya para jurnalis dapat merasakan keramatamahan warga dan alam dan kultur di Pulau Sibandang.

“Yang penting buat saya, (pelaksanaan KPI) jangan disia-siakan, keahlian kalian (wartawan) ini sebagai pewarta tanpa merasakan tempat itu sendiri. Kalian kalau mau kaya (sudut pandang berita), lebih kaya lagi sekaligus menjadi penulis handal. Dan nanti tulisan kalian menjadi sebuah dokumen bersejarah, bagi (para) ilmuan-ilmuan,” ujar Nikson Nababan. (ril/bdh)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed