oleh

Menilik Dugaan Permainan Bidang SDA PUPR Tebingtinggi, Elit Lokal Kejar Fee

TEBINGTINGGI – Sedikit demi sedikit permainan di Bidang SDA PUPR Tebingtinggi terkuat. Berembus kabar, bebas dan tak adanya penindakan atas penyimpangan yang terjadi dalam pelaksanaan proyek-proyek, dilatarbelakangi keterlibatan oknum elit.

Setali dua uang, target utamanya adalah memperkaya diri sendiri dengan memanfaatkan fee dari para kontraktor. Para kontraktor dimaksud, dalam hal ini adalah langganan pemenang ‘arisan’.

Disebut-sebut, fee bagi ‘penyedia payung’ berkisaran 2 hingga 2,5 persen. Keuntungan lainnya, berpeluang besar juga datang dari perusahaan produk pipa yang digunakan. Keuntungan dimaksud bisa berupa royalty dan diskon.

Demi memuluskan keuntungan tambahan tersebut, monopoli penggunaan material pipa bisa jadi salah satu cara. Berdasarkan temuan di lapangan serta narasumber, umumnya para kontraktor menggunakan pipa merek dagang D.

Menariknya, dokumen katalog produknya masuk dalam dokumen bahan lelang. Atas ide siapakah itu? Siapa pun itu, tentu tidak mungkin teralisasi tanpa dukungan pengambil kebijakan lainnya.(sal/ras)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed