oleh

Penawar Tender Terendah Dikalahkan Kadis Kesehatan Harus Bertanggungjawab

# Tender dan Pembangunan Gedung Farmasi di Lahan RTH Pemkab Sergai Bermasalah

SEIRAMPAH – Alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) milik Pemkab Serdangbedagai menjadi gedung instalasi farmasi oleh Kepala Dinas Kesehatan dr Bulan Simanungkalit, hingga kini menjadi kontroversi dikalangan masyarakat.
Selain itu, berbagai kejanggalan muncul mulai proses lelang hingga pekerjaannya yang diduga tidak efisien.

Selain berbagai kejanggalan itu, masyarakat pun kini semakin banyak yang protes. Khususnya bagi warga yang berkunjung ke komplek perkantoran Pemkab Sergai untuk melakukan berbagai kegiatan.
Seperti yang dikatakan MS (46) kepada wartawan Posmetro Medan, Sabtu (24/8) lalu.

MS menyayangkan sikap yang diambil Kadis Kesehatan Sergai, yang mengalihfungsikan RTH menjadi bangunan gedung instalasi farmasi.

“Sangat disayangkan kebijakan dr Bulan mengalihfungsikan taman menjadi bangunan gedung farmasi. Hal ini dapat menciderai hati masyarakat, sebab ditaman inilah masyarakat Sergai beristirahat dan bersalaturrahmi sembari menunggu prosesi urusan mereka pada dinas terkait. Jika ingin dibangun tempatkan saja didekat bangunan Mesjid Agung. Itukan masih tanah pemkab, luas lagi, intinya kami tidak setuju dengan kebijakan ini dan kami akan menanyakannya pada Bupati dan DPRD,” pungkasnya.

Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, diareal RTH itu kini sedang dilaksanakan kegiatan pembangunan gedung instalasi farmasi oleh kontraktor CV Matio New Generation Corporation, dengan menggunakan APBN DAK TA 2019 senilai Rp 3,9 miliar.

Pada lokasi RTH sudah dipasangi seng pembatas begitu juga terlihat taman yang sudah dibongkar, pepohanan yang ditebangi dan urugkan pavingblock bekas jalan setapak yang berada diareal taman, menandakan bahwa taman atau RTH milik pemkab Sergai ini memang sudah dialihfungsikan.

Ketika kru Posmetro Medan menelusuri jejak elektronik di situs LPSE Kabupaten Serdangbedagai dengan nomor kode lelang 1144378, judul kegiatan pembangunan gedung instalasi farmasi, nilai HPS Rp 4 Miliar, ditemukan kejanggalan pada tahapan pemasukan harga penawaran dari 16 peserta penyedia jasa yang mendaftar terdapat 2 penyedia jasa yang melakukan penawaran harga yang terkoreksi oleh panitia yakni CV Wira Duta nomor NPWP 02.443.887.1-113.000 dengan nilai Rp 3.519.367.882,95 dan CV Matio New Generation Corporation nomor NPWP 31.768.488.4-122.000 dengan nilai terkoreksi Rp 3.933.316.886,78 dan nilai setelah negosiasi Rp 3.932.216.000,00.

Pada kolom penepatapan pemenang, CV Matio New Generation Corporation namun pada kolom pemenang berkontrak masih terlihat kosong.
Prinsip good and clean governance serta penyelengaraan pemerintahan yang profesional, efisien, tranparan dan akuntabel mestinya dijadikan pedoman para aparatur sipil penyelenggara negara dalam melaksankan tugasnya.

Apalagi tujuan utama dari dibangunnya gedung instalasi farmasi itu sesuai aturan petunjuk teknis menteri kesahatan yakni Permenkes RI nomor 2 tahun 2019 tentang petunjuk operasional penggunaan dana alokasi khusus fisik bidang kesehatan tahun anggaran 2019. (war/tob).

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed