oleh

SATPOL AIR POLRES TANJUNGBALAI AMANKAN 18 TKI ILEGAL

TANJUNGBALAI – Personil Satpol Air Polres Tanjungbalai kembali berhasil mengamankan sebanyak 18 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal atau tanpa dokumen yang akan pulang kampung.

TKI ilegal ini di amankan personil Satpolair Polres Tanjungbalai berikut dengan kapal pompong/tongkang yang mereka tumpangi dari kawasan perairan Sarang Elang, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara pada Sabtu (27/7) sekira pukul 13.15 WIB.

“Pada hari itu, Satpol Air Tanjungbalai bersama dengan kapal patroli BKO dari Ditpolairud Polda Sumut sedang melakukan patroli rutin di sepanjang perairan Sungai Asahan. Saat itulah personil Sat Polairud Polres Tanjungbalai menemukan sebuah kapal tongkang tanpa nama melintas sehingga menimbulkan kecurigaan.

Kemudian, kapal patroli Satpol Air langsung mendekati kapal tongkang tersebut dan ternyata mengangkut TKI yang baru pulang dari Malaysia tanpa dilengkapi dokumen yang sah atau non prosedural. Selanjutnya, kapal tongkang tersebut di tarik ke Kantor Satpol Air Tanjungbalai di Jalan Asahan untuk dilakukan pemeriksaan dokumen dan barang bawaan secara intensif.

Setibanya di Kantor Satpol Air, akhirnya diketahui bahwa kapal tongkang dengan awak sebanyak 4 orang itu di nahkodai oleh Rusdi Azmi alias Baek (40), warga Jalan Yos Sudarso, Gang  Lopat, Kelurahan  Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Sedangkan penumpangnya seluruhnya ada sebanyak 18 orang TKI illegal, terdiri dari laki-laki dewasa 12 orang, perempuan dewasa 5 orang dan anak perempuan 1 orang”, ujar Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai, SH, SIK, MM didampingi Kasatpol Air AKP Agung Basuni, Minggu (28/7).

Menurut AKBP Irfan Rifai, kepada petugas, TKI illegal tersebut mengaku pulang karena ingin merayakan Idul Adha 2019 di kampung halaman bersama dengan keluarganya. Dan,  lanjutnya,  saat dilakukan pemeriksaan penumpang berikut dengan barang bawaannya, tidak ditemukan barang terlarang seperti narkoba, senjata api, senjata tajam maupun barang terlarang lainnya.

“Karena mereka juga adalah Warga Negara Indonesia yang pulang kampung, maka ke 18 TKI illegal ini bersama Nakhoda dan 4 anak buah kapal ini diserahkan kepada pihak Imigrasi Tanjungbalai – Asahan”,  ujar AKBP Irfan Rifai mengakhiri keterangannya. (Ign/tob)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed