oleh

DPRD Ingin BUMDes Di Labuhanbatu Berhasil Seperti Bogor

LABUHAN BATU – Komisi A DPRD Labuhanbatu menginginkan setiap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Labuhanbatu dapat berhasil seperti kebanyakan BUMDes di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Ketua Komisi A DPRD Labuhanbatu Muniruddin mengatakan, Senin (29/7/2019) mengatakan, pihaknya tengah melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bogor sekaitan dengan pengelolaan BUMDes dalam rangka mensejahterakan masyarakat desa.

Dalam agenda kunjungan kerja yang dilakukan di DPRD dan Dinas PMD Kabupaten Bogor tersebut, Muniruddin mengatakan kalau hampir setiap pengelolaan BUMDes di Labuhanbatu mengalami kegagalan. Padahal saat ini, banyak kucuran dana baik dari pusat maupun daerah yang mengalir ke desa setiap tahunnya.

“Ini yang kita sayangkan. BUMDes yang dikelola di daerah kami belum mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.

Padahal, kata Munir lagi, Kabupaten Labuhanbatu juga memiliki banyak potensi di desa yang bisa dikembangkan. Misalkan disektor  perikanan dan pertanian.

“Labuhanbatu setiap hari harus mendatangkan ikan dari luar daerah. Padahal Labuhanbatu juga punya potensi budidaya ikan untuk memenuhi kebutuhan pasar di daerahnya. Begitu juga di sektor pertanian seperti kencur dan palawija yang belum maksimal,” jelasnya.

Maka dari itu, lanjut Munir, pihaknya ingin belajar banyak dengan Kabupaten Bogor yang dianggap sudah berhasil dalam pengelolan BUMDes di daerahnya.

“Maka kita berharap dalam kunjungan kerja kami ini bisa mengambil satu ilmu yang bisa dimanfaatkan sebagai fungsi pengawasan,” ujarnya.

Sementara kedatangan rombongan Komisi A DPRD Labuhanbatu itu mendapat sambutan hangat oleh Kasubag Humas dan Protokol DPRD Kabupaten Bogor, Sujana SE. Dalam sambutannya, Sujana menjelaskan sebanyak 43 BUMDes di Kabupaten Bogor memang sudah dianggap mandiri dan sudah mampu menambah penghasilan masyarakat desa.

Dia menyebutkan, pola pembinaan menjadi prioritas dalam keberhasilan BUMDes disana. Pembinaan lebih pada pembangunan karakter berdasarkan kemampuan keunggulan yang dimiliki desa.

“Polanya silahkan desa kelola sesuai dengan situasi daerah.Seperti di daerah Bogor Barat, disana ada lokasi wisata, maka BUMDes mengelola jajanan oleh-oleh, tempat parkir dan wisata permainan,” jelasnya.

Kemudian, sambungnya, peran pemerintah melalui instansi terkait juga sangat berperan. Seperti di salahsatu desa di Kecamatan Sicarua. Disana ada sebuah taman safari yang diajak kerjasama oleh BUMDes dalam hal pengadaan makanan binatang. Namun, Disperindag disana tetap terlibat dalam hal melakukan pembinaan dan pengawasan.

“Jadi instansi-instansi lain yang berkaitan juga harus terlibat,” tandasnya.

Anggota Komisi A DPRD Labuhanbatu H Elya Rosa Siregar yang turut melakukan kunjungan kerja tersebut mengatakan tentu banyak ilmu dan pengalaman di Kabupaten Bogor yang patut diterapkan dalam pembangunan BUMDes di Labuhanbatu.

“Sebagai tindak lanjut kita nanti akan berloordinasi dengan Dinas PMD Labuhanbatu agar BUMDes di daerah kita bisa berhasil seperti di Bogor. Karena kalau BUMDes nya berhasil, ini akan mempengaruhi penghasilan da kesejahteraan masyarakat desa,” ungkapnya.

Selain diikuti Muniruddin dan H Elya Rossa Siregar, kunjungan kerja di Kabupaten Bogor tersebut juga tampak diikuti anggota komisi A DPRD lainnya, seperti Saurina Pangaribuan, Herlina, Dipa Topan, Saptono, Sawal Effendi Hasibuan, Sarmina Br Manik, Ilham Pohan, M Arsyad Rangkuti dan sejumlah staf. (nik/pm)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed