oleh

DIDUGA MOTIF HUTANG, ISTRI PENDETA DIBUNUH

MEDAN – Warga seputaran Jalan Abadi, Kel. Tanjung Rejo, Medan Sunggal dihebohkan dengan temuan mayat wanita setengah baya di dalam rumah, Minggu (28/7/2019) pagi.

 Diketahui, Heriyawati Br Siagian (55) ditemukan tewas bersimbah darah dengan kondisi kepala bagian belakang pecah dan mulut tersumpal kain di dalam kamarnya.

 Kepala Lingkungan (Kepling) 20, Kel. Tanjung Rejo, Kec. Sunggal di lokasi kejadian mengatakan, Sabtu malam sekitar pukul 22.15 wib pihaknya mendapatkan laporan dari warga bila di rumah Korban (Heriyawati) seperti ada kejanggalan, dikarenakan tape dalam keadaan hidup dengan nada keras serta suara handphone (HP) berbunyi.

 “(Semalam) saya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa di rumah korban ada sedikit kejanggalan karena tape hidup. Dan suara telepon yang tak mau diangkat. Saya telepon tukang kunci, namun tukang cuci tak bisa datang, mau kami paksa pintu didobrak tapi pihak pemilik rumah kontrak tak mengizinkan,” katanya terhadap wartawan.

 Hingga dihari, Minggu (28/7/2019) datanglah pemilik pihak rumah yang disaksikan keluarga. Ketika dibuka terlihatlah korban sudah berlumuran darah. Dari temuan itu, Kepling langsung malaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Sunggal.

 Hal senada juga diutaran Florida Br Panjaitan (54) salah satu kerabat korban. Menurutnya, dia dan Kepling sudah ingin masuk kedalam rumah Korban.

 “Kami curiga bang, kok ada suara tape tapi kami panggil tak nyahut. Kami telpon juga nggak diangkat, makanya kami panggil Kepling. Baru minggu pagi ini kami buka pintunya tapi aku nggak berani masuk, rupanya kakak itu udah meninggal. Trus kami panggil polisi. Di depan rumah korban tadi ada martil bang,” ucap Florida kepada awak media.

 Sementara Irawati (43) tetangga korban menjelaskan bila pada Jumat pagi dirinya masih melihat korban sedang menyapu halaman rumahnya.

 “Jumat pagi masih kulihat dia (korban) nyapu halaman. Sorenya aku dengar suara ibu itu kayak sedang menangis bang, terus kupanggil tetangga lainnya, namanya mamak Dipa, ku bilang kok nangis ibu itu ya, ada apa, tapi aku nggak tau ada apa kejadian. Baru Minggu pagi inilah aku tau ibu itu udah ninggal,” jelas Irawati.

 “Saat kejadian korban sendirian di rumahnya, suaminya seorang pendeta. Ia dikabarkan pergi ke luar kota sama anaknya untuk berobat,” ungkap warga lainnya.

 Di lokasi kejadian tampak pula para petugas dari Mapolsek Medan Sunggal masih melakukan olah TKP dan proses penyidikan. Tak butuh waktu lama, usai melakukan olah TKP, polisi dikabarkan telah berhasil mengamankan pelaku. Hingga berita diturunkan redaksi, masih dalam pemeriksaan intensif penyidik. (oki/ras)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed