oleh

BIRO ORGANISASI SETDA PROVSU SOSIALISASIKAN 8 AREA PERUBAHAN REFORMASI BIROKRASI

MEDAN – Biro Organisasi dan Tatalaksana Setda Provsu kini giat mensosialisasikan 8 Area Perubahan Reformasi Birokrasi yang menjadi kerangka acuan dalam perubahan kinerja birokrasi dan ASN di lingkungan Pemprovsu guna mewujudkan visi Gubenur Sumatera Utara menjadikan Sumut Bermartabat.

Kepada wartawan, Rabu siang (25/7/2019) Kepala Biro Organisasi dan Tatalaksana Faisal Hasyrimi AP, MAP secara rinci menjelaskan makna 8 area perubahan reformasi birokrasi yang menjadi paradigma baru kinerja birokrasi dan ASN Pemprovsu dalam mewujudkan layanan publik yang bermartabat.

“Delapan poin area perubahan reaformasi birokrasi ini bukan barang baru karena sebelumnya sudah termuat dalam Perpres No.81/2010 dan PERMENPAN No.11/2015 tentang Grand Desain Reformasi Birokrasi . Kami mencoba mensosialisasikan kembali poin-poin ini guna mendorong kinerja birokrasi menjadi sebuah budaya kerja baru di lingkungan Pemprovsu,” kata Faisal.

Poin – poin ini meliputi organisasi yang dimaknai sebagai organisasi yang tepat fungsi dan tepat guna (right sizing) sesuai kebutuhan Pemprovsu untuk mewujudkan visi-misi Gubernur dan Wakil Gunernur Sumatera Utara.

Kedua, tatalaksana yang mencakup system dan prosedur kerja yang jelas, efektif dan efesien sehingga diharapkan masing-masing OPD mulai dari pimpinan hingga staf memikili kerangka acuan kerja masing-masing.

“Semua harus memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) dalam bekerja dan sekarang kita ‘breakdone’ sampe kepada Kasubbag hingga staf ke bawahnya. Apa tugas dan tanggungjawabnya,” ucap Faisal.

Ketiga adalah Peraturan Perundang-undangan, dimana semua regulasi dan aturan maupun produk hukum yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi harus selaras dan tidak tumpang tindih.

“Poin perubahan keempat adalah Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang profesional, kredibel dan bertanggungjawab dalam setiap tugas dan fungsinya. SDM meliputi kompetensi, netralitas, capable, sejahtera dan berkinerja tinggi, SDM ini juga menjadi fokus perhatian Pak Gubernur, salah satunya menghapuskan segala macam bentuk pungli apapun. Apalagi Pemprovsu sekarang sudah melakukan sistem keuangan elektronik jadi tidak ada lagi transaksi manual. Begitu juga dengan pendidikan dan latihan untuk mengasah kemampuan masing-masing SDM aparatur,” sebutnya.

Poin perubahan selanjutnya adalah pengawasan yang melekat (waskat) baik internal maupun menyeluruh seperti Inspektorat untuk mewujudkan terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang berish dan bebas KKN (Korupsi, Klusi dan Nepotisme).

Area perubahan keenam adalah terciptanya kinerja birokrasi yang akuntabel dengan mengedepankan budaya-budaya kerja yang memiliki kapasitas dan kredibilitas sehingga semua capaian-capain maupun program-program untuk mewujudkan Sumut Bermartabat dapat dipertanggungjawabkan. “Semua kinerja birokrasi harus kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan,” tandas Faisal.

Berikutnya adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang prima karena menyangkut hajat hidup orang banyak sesuai harapan masyarakat.

“Segala bentuk pelayanan publik yang dikelola Pemprovsu haruslah mudah, murah dan efesien. Misalnya layanan perizinan satu pintu yang sudah punya standar aturan sendiri atau layanan Samsat yang mudah maupun bentuk layanan lainnya,” sebut Faisal.

Terakhir, kata mantan Kepala Biro Umum Setda Provsu ini, dari semua poin area perubahan reformasi birokrasi ini nantinya akan menciptakan cara pikir dan budaya kerja (mindset dan culture set) birokrasi yang tinggi dengan aparatur yang mumpuni.

“Roh dari kedelapan poin ini nantinya akan memunculkan budaya-budaya kerja birokrasi yang berintegritas dan penuh inovasi. Itulah mindset dan culture set aparatur. Meskipun tidak mudah namun kami yakin reformasi birokrasi di lingkungan Pemprovsu bisa berjalan baik demi mewujudkan cita-cita Sumut Bermartabat,” kata Faisal. (pay/pm)

example banner

This site is using SEO Baclinks plugin created by Locco.Ro

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed